Kepastian memang tak selalu berujung indah, bahkan sesuatu yang pasti pun bisa menjadi tidak pasti, aku mungkin mengagumimu, namun dalam bentuk lain, karena aku tau itu sesuatu yang absurd, atau sesuatu yag tidak mungkin terjadi. Sebab untuk memilikimu aku harus kembali kepada masa laluku, dan itu tak mungkin terjadi.
Sebuah akhir memang tidak harus berujung baik, mungkin saja sebaliknya akhir adalah awal kisah yang baru, mencoba mengerti akan kish yang terjadi, bukan berusaha menghibur.
Sebuah kebersamaan terjadi dan begitu cepat berlalu, katika aku menganggap bahwa ini hanya kisah bias yang biasa terjadi, namun akhirnya aku menyadari bahwa ini adalah fakta yang terjadi, suka duka kita lewati namun ada satu hal yang tak bisa kita lupakan, yaitu takdir. terkadang menyakitkan dan tak bisa menerima begitu saja, mungkin tidak ikhlas atau hanya tidak siap saja menerima keaadaan. dan kamu tau ketika kita berjanji bahwa jika kamu pergi untuk selamanya aku hanya ingin engkau tiada dipelukanku... oh tternyata jarum jarum itu terus menusuk setiap urat nadimu bahkan aku tak kuasa merasakan sakitmu, yang misterius, semisterius dirimu yang kini menghilang.
aku tau kamu baik, sebaik ketika kamu akan pergi meninggalkan ku untuk sisa hidupmu, bahkan kamu berjanji untuk tak menyakiti siapapun itu kau buktikan, cuma caramu pergi adalah bukan jawaban dari semua ini, karena aku meyakini hidup, mati itu ditangan Tuhan . Tapi sudahlhh semua sudah terjadi begitu cepat dan berlalu, jika mungkin kamu masih hidupun aku yakin karena Tuhan sangat sayang padamu, dan aku berdoa agar semua baik baik saja, mungkin ini adalah keikhlasan, saat aku tahu akan vonismu dari dokter, aku tau itu pilihan terbaikmu, jika kelak aku berumur panjang semoga Tuhan memberi tahu aku dalam takdir atau sekenarionya yang terbaik.
Karena pada dasarnya kamu belum paham dan belum bisa memaknai.
Dalam sebuah catatan harian.
Aditya Gie 2016
Sebuah akhir memang tidak harus berujung baik, mungkin saja sebaliknya akhir adalah awal kisah yang baru, mencoba mengerti akan kish yang terjadi, bukan berusaha menghibur.
Sebuah kebersamaan terjadi dan begitu cepat berlalu, katika aku menganggap bahwa ini hanya kisah bias yang biasa terjadi, namun akhirnya aku menyadari bahwa ini adalah fakta yang terjadi, suka duka kita lewati namun ada satu hal yang tak bisa kita lupakan, yaitu takdir. terkadang menyakitkan dan tak bisa menerima begitu saja, mungkin tidak ikhlas atau hanya tidak siap saja menerima keaadaan. dan kamu tau ketika kita berjanji bahwa jika kamu pergi untuk selamanya aku hanya ingin engkau tiada dipelukanku... oh tternyata jarum jarum itu terus menusuk setiap urat nadimu bahkan aku tak kuasa merasakan sakitmu, yang misterius, semisterius dirimu yang kini menghilang.
aku tau kamu baik, sebaik ketika kamu akan pergi meninggalkan ku untuk sisa hidupmu, bahkan kamu berjanji untuk tak menyakiti siapapun itu kau buktikan, cuma caramu pergi adalah bukan jawaban dari semua ini, karena aku meyakini hidup, mati itu ditangan Tuhan . Tapi sudahlhh semua sudah terjadi begitu cepat dan berlalu, jika mungkin kamu masih hidupun aku yakin karena Tuhan sangat sayang padamu, dan aku berdoa agar semua baik baik saja, mungkin ini adalah keikhlasan, saat aku tahu akan vonismu dari dokter, aku tau itu pilihan terbaikmu, jika kelak aku berumur panjang semoga Tuhan memberi tahu aku dalam takdir atau sekenarionya yang terbaik.
Karena pada dasarnya kamu belum paham dan belum bisa memaknai.
Dalam sebuah catatan harian.
Aditya Gie 2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar